EMBRIO KELAS KHUSUS

Antara Harapan Dan Tantangan

Berangkat dari sebuah obsesi untuk memajukan pendidikan di kampus SMARI EKA, khususnya di bidang akademik maka sejak 6 September 2004 telah terbentuk Kelas Khusus yaitu kleas X-9 dan II-9. Konsep Kelas Khusus sendiri sebenarnya telah mengemuka sejak tahun ajaran 2003-2004 yang lalu. Dengan segala daya dan potensi yang ada, maka konsep Kelas Khusus terus digodog dan dimatangkan secara marathon oleh sebuah tim yang telah dibentuk sebelumnya, tentunya dengan memperhatikan semua masukan yang ada. Dengan satu tekad mewujudkan Kelas Khusus sebagai suatu terobosan pendidikan untuk menghasilkan output pendidikan yang optimal.

Ide Kelas Khusus

Konsep Kelas Khusus sendiri sebenarnya bukanlah sesuatu yang eksklusif, tetapi hanyalah sekedar mengkolaborasikan semua potensi maksimal ke dalam satu wadah yang kondusif sehingga diharapkan akan menghasilkan siswa yang cemerlang dalam prestasi akademik, santun dalam etika dan tingkah laku serta tangkas dalam olah ketrampilan. Adapun potensi itu adalah :

1. Potensi akademik siswa di atas rata-rata (melalui tes akademik dasar)

2. Sarana pendidikan yang lebih memadai dan menunjang proses belajar mengajar

3. Proses pendidikan yang lebih kondusif (pembelajaran yang menggairahkan)

Dengan konsep dasar semacam itulah maka Kelas Khusus harus dibuat berbeda dari kelas reguler. Perbedaan itu antara lain :

1. Sarana kelas, didesain sedemikian rupa sehingga membuat siswa betah berlama-lama dan enjoy dalam belajar

2. Jam tambahan sepulang sekolah selama tiga hari seminggu (sampai jam 15.30)

3. Proses belajar mengajar yang mengedepankan pada penggalian kesadaran belajar dengan basic Kooperatif Learning dan Quantum Learning dengan panduan Team Teaching

4. Managemen penanganan pendidikan yang lebih prima

5. Pembeayaan yang lebih dari kelas reguler (tidak semua siswa dikenakan beaya pendidikan yang sama, tergantung dari kemampuan ekonominya)

6. Studi Lapangan Komprehensif (sementara dilakukan tiap triwulan)

Kelas Khusus juga dalam rangka memenuhi harapan sebagian masyarakat (orang tua/wali) agar anaknya yang notabene berkemampuan lebih, untuk mendapat pelayanan pendidikan dalam porsi yang lebih juga dengan tanpa mengabaikan atau mengurangi porsi standart dari kelas reguler. Jadi keberadaan Kelas Khusus bukan dalam arti mendiskriminasikan siswa-siswa tertentu, tetapi justru memberikan porsi yang layak bagi seluruh siswa sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

Tentu banyak kendala dan kekurangan yang harus segera diantisipasi dalam rangka mengamankan dan melancarkan jalannya Kelas Khusus agar tepat mencapai sasaran sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Di sinilah perlunya mengapa tiap akhir bulan selalu diadakan eveluasi dan koordinasi dari seluruh team, termasuk Kepala Sekolah dan semua guru yang terlibat dalam pengajaran di Kelas Khusus. Dari situ akan banyak sharing problem dan masalah, sekaligus titik temu dan solusi yang harus diambil. Oleh karena itu perlu saling merapatkan barisan dan meluruskan shof dari seluruh komponen SMARI EKA, agar langkah awal yang baik ini dapat terus berkesinambungan sehingga citra Kelas Khusus ke depan dapat berjalan lebih baik.

Untuk penerimaan murid baru tahun ajaran 2005-2006, keberadaan Kelas Khusus harus sudah tersosialisasikan dengan baik ke seluruh lapisan masyarakat, sehingga anemo dan antusias masyarakat (khususnya lulusan SMP) terhadap Kelas Khusus tinggi. Idealnya, satu ruang Kelas Khusus tidak lebih dari 26 siswa, sehingga penanganan dan pengawasan terhadap perkembangan potensi dan evaluasi sebagai alat kontrol akan lebih efektif. Dengan sistem seleksi yang komprehensif dan integrited , diharapkan profil siswa ideal sebagai output Kelas Khusus dapat segera terwujud.

SEUNTAI HARAPAN

Output Kelas Khusus sebagai ujung tombak prestasi akademik, telah dimulai dengan pengkaderan sekaligus perintis duta-duta Olimpiade Fisika 2006, diambil 7 (tujuh) orang yang seluruhnya dari Kelas Khusus (5 orang dari kelas X-9 dan 2 orang dari II-9), dengan harapan akan membuahkan Fisikawan-fisikawan yang mampu berlaga dan berprestasi di tinggkat kabupaten, propinsi dan nasional atau bahkan tingkat internasional. Begitu juga untuk olimpiade Matematika, Biologi, Kimia dan komputer, sebagian besar berasal dari Kelas Khusus. Belum lagi mereka yang berperan sebagai aktivis OSIS dan pengurus berbagai ektra. Ini semua menjadi gambaran bagi kita bersama bahwa profil Kelas Khusus benar-benar dapat diharapkan hasilnya.

STUDI AKADEMIK

Sebagai gambaran, hasil dari Studi Akademik 8 Desember 2004 yang lalu ke daerah Surabaya dan sekitarnya diikuti oleh seluruh siswa Kelas Khusus ditambah 17 aktivis OSIS / Jurnalis dan 18 orang guru pendamping, termasuk di dalamnya Kepala Sekolah dan Waka Kurikulum, diharapkan mampu menyerap dan merubah paradigma pendidikan lama menuju era pendidikan baru yang lebih akurat.

Ketika rombongan berada di SMA Negeri 5 Surabaya (SMALA), kita mendapatkan banyak hal yang dapat dijadikan sebagai cermin diri untuk segera berbenah dan mereformasi diri (self reform), baik bagi guru, siswa maupun sekolah secara umum agar potret sekolah idaman dapat segera terwujud.

Selepas dari SMALA, rombongan meluncur ke Sidoarjo guna mengamati dari dekat koleksi Musium Mpu Tantular. Berbagai koleksi dipajang, mulai dari peninggalan sejarah jaman Hindu Budha, koleksi budaya sampai koleksi aplikasi IPTEK yang berada di lantai dua. Dengan penuh suka cita penuh heran dan kekaguman, para siswa menggali informasi sekaligus bermain dengan koleksi aplikasi sederhana dari berbagai pengetahuan dasar, khususnya matematika dan fisika. Peserta betul-betul merasa enjoy dan tertantang untuk berkarya lebih lanjut seusai kembali ke kampus tercinta….. SMARI EKA

Kemudian dilanjutkan ISHOMA di Alon-alon dan masjid Agung Sidoarjo dan berikutnya menikmati perjalanan ke Ramayana Departement Store. Banyak hal yang teramati dari aplikasi ekonomi dan managemen, sekaligus sebagai ajang belanja sekedar oleh-oleh dan cindera mata. Menjelang Maghrib rombongan melanjutkan perjalanan ke Jantung JAWA POS dan JTV di lantai 21 Graha Pena Surabaya untuk mengamati dari dekat proses pembuatan suratkabar hingga penyiaran TV (Pas siaran berita POJOK KAMPUNG berlangsung). Dari sini tampaknya peserta baru menyadari bahwa begitu rumit dan mengasyikannya proses jurnalistik berkembang dan dikemas hingga menjadi berita yang enak untuk dinikmati. Setelah itu perjalanan yang melelahkan harus berakhir di Kampus SMARI EKA sekitar tengah malam. Sebagai kompensasi, peserta diharapkan membuat laporan tertulis dari apa yang telah dilihat dan di amati selama kunjungan studi lapangan berlangsung.

Tugas berat yang perlu mendapat prioritas saat ini adalah bagaimana menyiapkan mental peserta didik di Kelas Khusus agar menyadari bahwa potensi diri yang telah dikaruniakan oleh Yang Maha Kuasa dapat dibina, dikembangkan dan tersalur secara optimal dan benar, sehingga mereka mau dan mampu beradaptasi dengan harapan dan tujuan keberadaannya di Kelas Khusus. Ke depan….. peserta didik di Kelas Khusus harus sudah merasakan bahwa “Belajar adalah suatu kebutuhan primer yang harus dipacu dari dirinya sendiri” sehingga keberadaan guru, buku, sarana dan fasilitas lainnya hanyalah sebagai fasilitator keberhasilan dan kesuksesan.

Untuk anak-anakku tercinta…….

Satukan niat – Bulatkan tekad – Kobarkan semangat – Pastikan langkah
Raih Prestasi di Bhumi SMARI EKA
Selamat berkarya – Kami menanti sumbangsih nyata prestasimu

Buatlah Kampus ini Tersenyum Bangga Karenamu

Satu Hati...

Satu Hati...


By : I. Abdul Syukur

SMARI EKA NGANJUK

Satu Tanggapan to “EMBRIO KELAS KHUSUS”

  1. Saya melihat semangat berbagi diantara siswa kelas X-1, saya sempat menuliskannya di blog dengan judul Mengembangkan Semangat Berbagi, ada fotonya anak-anak X-1 dan masih banyak inspirasi yang ingin saya tuliskan tentang keberadaan klasus di Smasa menurut kacamata saya termasuk ingin menuliskan tentang perjuangan Guru-guru Smasa untuk Sri Wahyuni. Sayang saya belum sempat interviu guru-guru Smasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: